Ini merupakan jajak pendapat terakhir yang dilakukan sebelum berlangsung putara ke-2 pemilihan Majelis Rendah pada tanggal 11 dan 18 Juni dan pemilu ke-2 yang penting pasca pilpres Perancis.

Presiden Perancis, Emmanuel Macron. (Foto: EPA/Kantor Berita Vietnam)

Partai LREM tidak hanya berjalan di depan saja, melainkan juga menciptakan selisih besar terhadap koalisi sayap kanan Para Republikan (LR) dan Partai Federasi Demokrat-Independent (UDI). Menurut prosentasi suara, Partai LREM memperoleh 31,5% jumlah kartu suara, Koalisi LR/UDI mendapatkan 22% jumlah kartu suara. Partai FN merebut 17% jumlah kartu suara.

Kalau hasil pemilihan sama seperti yang diprediksikan, Presiden Emmanuel Macron akan memperkokoh kekuasaan dan akan mendapat kemudahan dalam menggelarkan kebijakan reformasi masyarakat, khususnya masalah-masalah prioritas seperti memberantas pengangguran, reformasi sistim asuransi sosial, keamanan dan pengurangan pajak.