Serangan-serangan tersebut terjadi di kawasan rawa-rawa Liguasan, menghancurkan satu basis tempat pembuatan bom dari gerakan Perjuang Kemerdekaan Islam Bangsamoro (BIFF)- satu kelompok pecahan dari Front Pembebasan Isalam Moro (MILF). Pada saat melaksanakan serangan-serangan tersebut, ada kira-kira 100 militan BIFF yang sedang berada di kawasan ini. Sekarang ini, tentara sedang menilai korban dalam operasi tersebut.
BIFF yang sekarang ini beranggotakan kira-kira 400 orang merupakan salah satu di antara kelompok-kelompok pembangkang di Mindanao yang menyatakan setia terhadap IS.
