(VOVworld) – Pada Rabu (15 Juli), pasukan keamanan Irak telah membasmi Mohammad Eid, seorang pemimpin senior dari kelompok pembangkang yang menamakan diri sebagai “Negara Islam” (IS), pada hari ke-tiga dari operasi militer yang berskala besar guna merebut kembali kontrol terhadap provinsi Anbar di bagian Barat negara ini.