Pelatihan ini diperuntukkan bagi para perwira Pengamat Militer PBB (UNMO) dari lima negara yang bertugas di wilayah Bentiu, Sektor Utara Misi Pemelihara Perdamaian PBB di Sudan Selatan (UNMISS).
Program tersebut fokus pada pemberian pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan kepada para peserta untuk menangani berbagai situasi darurat secara efektif sebelum tim medis khusus tiba di lokasi kejadian.
Dalam pernyataannya setelah pelatihan, Kapten Muchayeverwa Dhabu, Ketua Kelompok UNMO, mengatakan:
“Atas nama seluruh pasukan di wilayah Bentiu, saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada Rumah Sakit Lapangan Tingkat 2 Vietnam atas pelatihan ini. Program ini sangat penting bagi kami sebagai para perwira pengamat militer. Saat menjalankan tugas di luar pangkalan, semua situasi dapat terjadi. Saat itu, kami bisa membutuhkan keterampilan pertolongan pertama, proses pertolongan dan transportasi korban (CASEVAC), serta berbagai pengetahuan terkait transportasi medis darurat”.
Penyelenggaraan pelatihan secara berkala tidak hanya turut meningkatkan kemampuan pasukan pemelihara perdamaian dalam melindungi diri sendiri dan membantu rekan-rekan mereka, tetapi juga terus menegaskan keahlian dan semangat tanggung jawab Pasukan Kedokteran Militer Vietnam. Upaya ini juga menyebarluaskan citra prajurit Baret Biru Vietnam yang profesional dan sepenuh hati di Misi UNMISS.
