(VOVworld) – Dalam upaya yang dijalankan untuk melemahkan sumber daya keuangan utama yang diberikan kepada negara “Khalifah Islamyah”(IS), pada Rabu (24 September), tentara Amerika Serikat (AS) telah berkoordinasi dengan Arab Saudi dan Negara Uni Emirat Arab (UAE) untuk melakukan serangan-serangan udara baru terhadap sasaran-sasaran IS di dalam wilayah Suriah, diantaranya ada satu pabrik penyaringan minyak yang dikontrol pasukan ini.

AS memulai serangan udara terhadap sasaran IS . (Ilustrasi).
(Foto:cafebiz.vn)
Pernyataan dari Pentagon menunjukkan bahwa ini untuk pertama kalinya pasukan koalisi melakukan serangan udara terhadap sasaran minyak tambang di Suriah Timur dengan tujuan mengurangi dan memangkas sumber pendapatan utama dari IS. Menurut Jurubicara Pentagon, Mayor Jenderal Angkatan Laut AS, John Kirby, dalam serangan udara ini, pasukan koalisi telah menghancurkan 8 kendaraan militer dari pasukan pembangkang yang berbahaya ini.
