Sereal setelah dipanen di satu perkebunan di kawasan Odessa, Ukraina (Foto: AFP/VNA) |
Pada hari yang sama, Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu, mengkonfirmasikan bahwa PBB telah meminta dibentuknya satu kelompok kuadrilateral yang mencakup Rusia, Ukraina, Turki, dan PBB, untuk memecahkan aktivitas pergerakan kapal-kapal yang mengangkut sereal dari pelabuhan-pelabuhan Ukraina, dan Ankara pada prinsipnya telah menyetujui permintaan PBB.
Para pihak terkait tengah berencana mengadakan sidang di Istanbul, Turki, selama beberapa hari mendatang untuk membahas rincian rute mobilitas yang aman bagi kapal-kapal pangan. Sidang juga berniat membentuk satu fondasi di Istanbul untuk mempertahankan kontak antara Rusia dan Ukraina terkait aktivitas pergerakan kapal-kapal pangan yang aman, direncanakan dengan sekitar 20 juta ton sereal yang diekspor ke pasar-pasar dunia.
Pada hari itu juga, Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan bahwa kapak-kapal sereal bisa meninggalkan pelabuhan-pelabuhan Ukraina di pantai Laut Hitam melalui "koridor kemanusiaan" dan Moskow siap memastikan keselamatan kapal-kapal ini.

