Utusan Khusus UNHCR urusan Laut Timur, Vincent Cochetel memberitahukan bahwa ini merupakan perlombaan dengan waktu, ketika taupan-taupan sedang muncul dan syarat hidup para pengungsi ini semakin menjadi lebih buruk.

Lima ratus pengungsi sedang terombang-ambing di dua kapal yang disewa oleh kelompok-kelompok bantuan kemanusiaan, sementara itu, Pemerintah Italia tidak mau dua kapal tersebut berlabuh di pelabuhan negara ini. Menurut laporan UNHCR, telah ada 600 orang yang tewas atau hilang di wilayah laut antara Libia dan Italia sejak awal tahun ini sampai sekarang.