Sehari sebelum diumumkan laporan terakhir tentang situasi ketahanan pangan dan nutrisi di dunia, para kepala berbagai organisasi seperti: Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Organisasi Imigrasi Internasional (IOM), Dana Anak-Anak PBB (UNICEF), Program Pangan Dunia (WFP) dan Kantor Kerjasama masalah-masalah kemanusiaan (OCHA) telah mengeluarkan pernyataan bersama yang memberitahukan bahwa jumlah orang yang mengalami kekurangan bahan pangan di dunia telah meningkat kembali selama mengalami penurunan selama berpuluh-puluh tahun.

Bentrokan merupakan alasan yang meningkatkan situasi kemiskinan dan situasi malnutrisi selama ini. Data-data statistik menunjukkan bahwa ada kira-kira 820 juta orang di dunia sedang hidup dalam situasi kurang bahan pangan, di antaranya ada kira-kira 50 juta anak-anak balita mengalami situasi malnutrisi mendalam.