Sekjen PBB Antoni Guterres (kanan) dan Menlu RDRK, Ri Yong-ho. (Foto: Reuters)

KCNA juga mengatakan: Pada pertemuan dengan Sekjen PBB Antoni Guterres setelah pidato Menlu Ri Yong-ho di depan Majelis Umum PBB, pada Sabtu (23 September), Menlu Ri Yong-ho menegaskan lagi tekat yang mantap RDRK ialah akan membalas peringatan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump tentang hancurnya RDRK secara total dan menekankan bahwa PBB perlu menyempurnakan peranan dan tugas-nya ialah menjamin perdamaian dan keamanan dunia. Sekjen PBB Antoni Guterres menyatakan pendapat bahwa masalah-masalah di semenanjung Korea perlu dipecahkan dengan langkah-langkah politik dan diplomatik, jadi bukanlah langkah militer.