Sebelumnya, Grup Permigasan Nasional Libya (NOC) pada tanggal 06 Maret memberitahukan bahwa kegiatan-kegiatan produksi telah terhenti di tambang-tambang Al-Sharara dan Al-Fil yang besar setelah para militan merusak pipa-pipa penyaluran minyak dari grup ini. Penasehat istimewa dari Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB, Antonio Guterres urusan Libya, Stephanie Wiliams memberitahukan bahwa dia sedang memantau laporan-laporan tentang pencegahan produksi minyak yang akan merampas sumber pendapatan utama dari semua warga Libyia dan blokade minyak supaya dihapuskan. Dubes AS di Libya, Richard Norland juga mengimbau penghapusan segera perintah blokade.

Libya telah mengalami satu dekade kekacauan sejak kudeta pada tahun 2011 untuk menggulingkan pemimpin Moamer Gadhafi. Basis-basis minyak tambang dari negara ini sering diserang atau diblokade oleh kelompok-kelompok bersenjata untuk mengusahakan konsensi tentang lapangan kerja atau omset.