
Reruntuhan setelah serangan udara yang dilakukan oleh pasukan koalisi di Yaman
(Foto: hanoimoi.com.vn)
Pada hari yang sama, Iran berseru kepada Arab Saudi supaya menghentikan serangan-serangan udara di wilayah Yaman. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Bahram Ghasemi mencela negara-negara adi kuasa di dunia yang telah tidak mencegah aktivitas-aktivitas Riyadh dalam merusak infrastruktur dan menewaskan warga sipil di Yaman.
Sebelumnya, pada Selasa (9 Agustus), pesawat-pesawat tempur dari pasukan koalisi Arab pimpinan Arab Saudi telah memulihkan kembali serangan-serangan udara terhadap sasaran-sasaran kaum pembangkang Houthi di kota Sanaa. Ini merupakan gelombang serangan udara pertama yang dilakukan oleh pasukan koalisi setelah lebih dari 3 bulan terputus sejak permufakatan gencatan senjata antara Pemerintah dan kaum pembangkang menjadi efektif pada tanggal 11 April lalu.
