Demonstrasi memberantas ras diskriminasi di Jeneva, Swiss. Foto: AFP |
Presiden Mekanisme Pakar PBB urusan Hak Pembangunan, Bapak Mihir Kanade telah menyampaikan laporan tersebut di depan sesi sidang ke-51 Dewan Hak Asasi Manusia PBB di Jenewa (Swiss).
Menurut laporan tersebut, ketika masyarakat-masyarakat menjadi semakin multi-etnis, multi-agama, dan multikultural, perlu berinvestasi lebih banyak pada inklusivitas dan keterkaitan untuk memanfaatkan kepentingan keragaman untuk seluruh umat manusia alih-alih menganggapnya sebagai ancaman. Bapak Kanade mengulangi imbauan komunitas internasional yang menegaskan kembali komitmennya terhadap hak asasi manusia universal dan nilai-nilai yang dibagi untuk melindungi kesetaraan dan harga diri di dalam dan di luar kerangka hak pembangunan.

