Dalam pidatonya, Martin Griffiths memberitahukan bahwa lebih dari 10.000 orang dianggap sudah tewas sejak baku tembak meledak antara tentara Sudan pimpinan Jenderal Abdel Fattah al-Burhane dan Pasukan Dukungan Cepat Paramiliter (RSF) pimpinan Jenderal Mohamed Hamdane Daglo.

Setelah hampir 7 bulan terjadi konflik, hampir 25 juta orang di Sudan sekarang membutuhkan bantuan kemanusiaan. Namun, pendekatan sumber bantuan saat ini menjadi masalah serius ketika organisasi-organisasi kemanusiaan PBB hanya bisa memasok bantuan untuk 4,1 juta orang, menduduki kurang dari 25% jumlah orang yang membutuhkan bantuan.