Sekjen PBB, Antonio Guterres. (Foto: internet)

Resolusi ini menyambut semua upaya akhir-akhir ini untuk memberikan sumbangan sebagai jembatan penghubung antarfihak oposisi di Libya untuk menghentikan kekacauan dan memulihkan perdamaian di negeri ini.

Penjabat Duta Besar Libya di PBB, Elmahdi Elmajerbi telah memnyambut resolusi baru DK PBB, bersamaan itu menekankan bahwa pemecahan krisis politik merupakan kunci yang bisa menangani semua masalah di negara yang sedang tenggelam dalam instabilitas ini.

Sebelumnya, Sekjen PBB, Antonio Guterres, pada 13/9 lalu menyatakan bahwa kerujukan merupakan langkah prioritas primer untuk menstabilkan situasi di Libya. Sekjen Guterres juga percaya bahwa proses ini akan memberikan hasil dalam “jangka waktu pendek” dan menyerukan negara-negara yang mempunyai pengaruh dan rakyat Libya supaya “menguasai kesempatan, mengatasi terpecah-belahnya dan bersama-sama mempunyai satu pengarahan”.