Menurut laporan tersebut, meski meningkat pada tahun ini, tapi laju pertumbuhan masih jauh lebih rendah dibandingkan laju pertumbuhan rata-rata 3,1% dalam dua dekade sebelum pandemi Covid-19.
PBB memberitahukan, sementara prospek pertumbuhan Ameirka Serikat, Uni Eropa, dan Tiongkok telah membaik, maka “bagi banyak negara berkembang, prospeknya telah memburuk dalam konteks syarat-syarat perkreditan diperketat dan biaya keuangan di luar meningkat”. Laporan tersebut menilai, negara-negara terbelakang diprakirakan akan mencapai pertumbuhan 4,1% pada tahun ini dan 5,2% pada tahun depan, jauh lebih rendah dibandingkan dengan target pertumbuhan 7% yang diajukan dalam Agenda Tahun 2030 tentang Pembangunan yang Berkelanjutan.
