PBB mengutuk penembakan yang berlumuran darah di Burkina Faso (Foto: VNA)

Sekjen Antonio Gutterres berduka cita kepada keluarga para korban; bersamaan itu berseru kepada semua warga Burkina Faso supaya tidak tunduk menghadapi maksud-maksud menimbulkan kekacauan dan menyebarkan kekerasan.

Sebelumnya, pada hari yang sama, pasukan-pasukan keamanan memberitahukan bahwa ada 20-30 pelaku penembakan pada pukul 9.00, ketika para domba sedang melakukan misa.

Selama 4 tahun ini, Burkina Faso secara permanen menghadapi serangan-serangan kelompok-kelompok jihad orang Islam dan Kristen, sehingga ada hampir 400 orang yang tewas.