(VOVworld) – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres, pada Sabtu (25 Februari) menyatakan kekhawatiran yang mendalam tentang ketegangan-ketegangan mengalami eskalasi di sebelah Selatan Sahara Barat Daya yang terletak antara wilayah perbatasan Maroko dan Mauritania.

Ilustrasi
(Foto: baomoi.biz)
Laporan terkini dari perutusan PBB tentang referendum di Sahara Barat (MINURSO) memberitahukan bahwa kelompok-kelompok bersenjata Maroko dan Front Polisario sedang menggelarkan pasukan sepanjang zona bantalan di wilayah perbatasan antara Maroko dan Mauritania dan ada bahaya terjadi kembali bentrokan bersenjata di sana.
