Sebelumnya pada 8 Maret, Kementerian Luar Negeri Rusia (Kemenlu) mengumumkan kalangan otoritas di Kiev telah menandaskanbenih-benih penyakit berbahaya yang disimpan di laboratorium-laboratorium yang disponsor Amerika Serikat kepada negara ini. Juru Bicara Kemenlu Rusia, Maria Zakharova mengatakan kementeriannya telah mendapat dokumen-dokumen dari para personil dari laboratorium-laboratorium biologi Ukraina yang mengakui pengrusakan darurat semua benih penyakit berbahaya seperti pes, antraks, malaria, kolera, dan berbagai penyakit berbahaya lainnya pada 24 Februari.
Namun, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky menegaskan negara ini tidak mengembangkan senjata kimia dan berbagai senjata pemusnah massal lainnya. Pada pihaknya, Amerika Serika telah menolak kuat tuduhan Rusia tersebut.
