![]() |
Setelah tuduhan-tuduhan tentang serangan siber yang menyasar pada Pilpres AS pada tahun 2016, Penasehat Jonh Bolton memperingatkan timpalannya dari Rusia tentang pemilihan sela Parlemen mendatang. Dia menekankan bahwa AS tidak “melewatkan saja” intervensi manapun dari Rusia pada proses melaksanakan demokrasi dalam pemilihan negara ini.
Penasehat Keamanan negara AS, John Bolton telah bertemu dengan timpalannya dari Rusia, Patrushev selama lima jam di Jenewa. Ini merupakan pertemuan untuk “memulihkan perbahasan diplomatik” antara dua negara yang setelah pertemuan puncak antara Presiden AS, Donald Trump dan Presiden Rusia, Vladimir Putin di Helsinki, Ibu Kota Finlandia. Banyak masalah telah diungkapkan dalam pertemuan ini, dari masalah perlucutan senjata nuklir sampai terorisme, krisis di Ukraina, sanksi-sanksi, Suriah dan lain-lain.

