(VOVworld) - Dialog ASEAN mengenai Hukum Laut Internasional dibuka, Kamis pagi (17/3) di Jakarta, Ibukota Indonesia dengan tema: “Memperkuat pelaksanaan hukum internasional mengenai laut di kawasan”. Dialog tersebut diadakan oleh Pusat Penelitian ASEAN berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Belanda di Jakarta dengan dihadiri oleh kira-kira 150 hadirin yang adalah para pakar dan sarjana asal pusat- pusat penelitian di kawasan, wakil dari lembaga-lembaga Pemerintah Indonesia, berbagai Kedutaan Besar dan organisasi internasional di Jakarta.

Dialog ASEAN mengenai Hukum Laut Internasional dibuka di Jakarta.
(Foto: VTV.vn)
Ketika berbicara di depan dialog tersebut, para hadirin menyebutkan tantangan-tantangan yang bersangkutan dengan lingkungan keamanan laut sekarang ini di Asia Tenggara, misal-nya sengketa wilayah di laut, eksploitasi terlalu banyak sumber-sumber alam laut, kriminalitas lintas negara dan lain-lain…Para peserta juga menganggap bahwa kenyataan ini menuntut kepada negara-negara Asia Tenggara supaya mempunyai pemahaman bersama mengenai hukum laut internasional, khususnya Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa mengenai Hukum Laut-tahun 1982.
Para pakar juga menegaskan bahwa pendorongan kerjasama yang erat dan pengadaan dialog antar - negara anggota ASEAN dan para mitra kerjasama adalah cara satu-satunya untuk menjamin ketertiban di laut guna menegakkan lingkungan damai, keamanan dan kestabilan di kawasan, melaksanakan Visi ASEAN 2025.
Vietnamese
中文
日本語
한국어
Français
Русский
Deutsch
Español
Bahasa Indonesia
ไทย
ພາສາລາວ
ខ្មែរ