Para wakil dari negara-negara peserta Konferensi tersebut. (Foto: Kantor Berita Vietnam)

Pada acara pembukaan forum ini, Menteri Perencanaan dan Investasi Laos, Souphanh Keomixay, Ketua Forum ke-9 Koridor-Koridor Ekonomi Subkawasan Sungai Mekong yang terbuka memberikan apresiasi tinggi terhadap hasil-hasil kerjasama yang dicapai oleh negara-negara di kawasan ini, di antaranya ada program-program kerjasama konektivitas tentang infrastruktur perhubungan, yang selama ini diprioritaskan oleh negara-negara GMS. Dia memberitahukan: “Konektivitas di subkawasan sungai Mekong yang terbuka mempunyai satu makna yang teramat penting bagi negara-negara anggotanya. Itu menciptakan satu jaringan konektivitas infrastruktur, dari situ menciptakan konektivitas produk dan pariwisata yang menyambungkan daerah-daerah. Bersamaan itu, konektivitas dalam GMS telah membantu negara-negara anggota GMS mendapatkan perkembangan yang lebih kuat. Oleh karena itu, forum kali ini juga merupakan peluang bagi kita untuk sekali lagi menegaskan akan terus mendorong lebih lanjut lagi program-program konektivitas dalam GMS”.

Untuk melaksanakan target mendorong lebih lanjut lagi program-program kerjasama dalam GMS, forum kali ini berfokus berbahas tentang masalah-masalah yang bersangkutan dengan konektivitas perhubungan, di antaranya berfokus pada perkembangan jaringan jalan kereta api yang berkesinambungan dalam GMS dari sekarang sampai tahun 2020, membuat rencana-rencana perkembangan energi dan perdagangan dengan arah menjamin lingkungan hidup secara berkesinambungan, partisipasi dari berbagai unsur ekonomi swasta dalam investasi pada infrastruktur, mendorong perkembangan daerah, koridor-koridor perbatasan dan memperkuat perdagangan elektronik.