Menurut rencana, upacara pembukaan akan dihadiri oleh para pemimpin senior Partai dan Negara Vietnam, pemimpin beberapa negara anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), serta perwakil berbagai organisasi internasional, lembaga penelitian, dan pelaku usaha dari dalam maupun luar negeri.
Setelah upacara pembukaan, para delegasi menghadiri berbagai sidang pleno dengan beberapa agenda penting yaitu memperkuat kemandirian dan solidaritas ASEAN; mendorong inisiatif-inisiatif ASEAN mengenai pencegahan konflik, serta menerapkan kecerdasan buatan (AI) dalam mendukung pembangunan regional. Terkait tema forum tahun ini, Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Vietnam, Nguyen Manh Cuong menekankan bahwa hal tersebut merupakan prioritas utama ASEAN saat ini sekaligus mencerminkan visi dan kontribusi proaktif Vietnam dalam pembangunan Komunitas ASEAN.
“Tema forum tahun ini mencerminkan secara tepat semua prioritas utama yang dijalankan ASEAN dan seluruh kawasan. Perdamaian menjadi prasyarat vital untuk pembangunan, kemakmuran menjadi target bersama untuk semua negara anggota dan berpusat pada rakyat adalah semangat yang mencakupi Komunitas ASEAN”.
