![]() |
Menurut hemat Hoang Vinh Bao, Deputi Menteri Informasi dan Komunikasi Vietnam, Ketua Asosiasi Penerbitan Vietnam, peristiwa ini tidak hanya mendorong aktivitas penerbitan antara dua negara, melainkan juga turut mengadakan temu pergaulan kebudayaan dan kerjasama antara dua negara Vietnam-Jepang. Dia memberitahukan: “Saya berharap agar melalui hari hak cipta buku Vietnam-Jepang kali ini, balai-balai penerbitan Jepang tidak hanya memperkenalkan, menyosialisasikan, menjual hak cipta peneribitan-nya, melainkan juga mencari tahu, tukar-menukar dan membeli hak cipta penerbitan yang bernilai dari Vietnam agar pada waktu mendatang akan memperkenalkan lebih banyak lagi karya-karya yang bernilai dari Vietnam kepada para pembaca dan massa rakyat Jepang. Kalau begitu, penyelenggaraan Hari Hak Cipta Buku Vietnam-Jepang baru punya makna, memberikan sumbangan praksis dalam mempererat lebih lanjut lagi hubungan kerjasama dan persahabatan yang semakin baik antara Negara dan rakyat dua negeri”.
Selama dua hari berlangsungnya peristiwa ini, unit-unit penerbitan dua negara tersebut akan bertukar pengalaman tentang pekerjaan penerbitan dan jual-beli hak cipta buku untuk berhasil memilih buku-buku menarik dan indah, memenuhi kebutuhan dari para pembaca yang semakin variatif.

