Selama dua hari berlangsung, konferensi tersebut akan melakukan berbagai pembahasan dan dialog yang berkisar pada topik-topik seperti multilateralisme dan perlunya reformasi, ketahanan energi, pangan, dan kerja sama pembangunan, antiterorisme, dan ancaman-ancaman yang baru dan sedang muncul, pendidikan dan penemuan talenta, bantuan kemanusiaan dan pertolongan musibah. Di samping itu, banyak sidang bilateral direncanakan akan berlangsung di sela-sela konferensi ini.

Tantangan pada tahun Presidensi India 2023 ialah harus menjamin untuk mencapai konsensus antaranggota dalam konteks polarisasi yang mendalam antara Uni Eropa (EU) dan Kelompok Negara-Negara Industri yang Maju (G-7) dengan Rusia karena konflik Rusia-Ukraina.