Para pemimpin peserta KTT ke -23 G-7 di Italia.(Foto: vnplus-VNA)

Presiden Amerika Serikat (AS), Presiden Perancis, Emmanuel Macron, Kanselir Jerman, Angela Merkel dan Perdana Menteri Italia, Paolo Gentiloni untuk pertama kalinya menghadiri KTT tahunan kali ini. Menurut seorang pejabat senior Gedung Putih, pada KTT kali ini, dengan kehadiran untuk pertama kalinya, Presiden AS, Donald Trump dan para pemimpin berencana mengadakan “satu perbahasan yang terus-terang" mengenai dukungan tuan rumah Gedung Putih terhadap peragangan yang “bebas, terbuka dan setara” serta kemungkinan Washington menarik diri dari Perjanjian paris mengenai perubahan iklim .

Selain masalah-masalah tersebutm para pemimpin G7 akan berbahas tentang bentrokan di Ukraina, keamanan maritim, ketahanan pangan dan masalah imigrasi. Direncanakan, pada Sabtu (27/5), G7 akan mengadakan satu pertemuan untuk berfokus membahas perubahan dan perkembangan di Afrika dengan para pemimpin asal Etiolia, Kenya, Niger, Nigeria dan Tunisia serta para kepala banyak organisasi internasional.

Ketika mengakhiri hari kerja pertama dalam rangka KTT ini, para pemimpin telah mengesahkan satu Pernyataan Bersama tentang perjuangan melawan terorisme dan kekerasan ekstrimis di seluruh dunia.