Pembukaan Pameran Kebudayaan Buddhisme Vietnam

(VOVWORLD) - Sehubungan dengan Mega Upacara Waisak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang diselenggarakan di Kota Ho Chi Minh (dari tanggal 6 sampai 8 Mei), di Institut Buddhisme Vietnam-Le Minh Xuan, dibuka Pameran “Kebudayaan Buddhisme Vietnam: Bahasa, Jubah Keagamaan, Arsitektur, Warisan”.
Pembukaan Pameran Kebudayaan Buddhisme Vietnam - ảnh 1Pameran tersebut (Foto: VOV5)

Pameran tersebut bertujuan untuk memperkenalkan kepada publik ciri umum tentang kebudayaan Buddhisme Vietnam di berbagai aspek: bahasa, jubah keagamaan, arsitektur, warisan, dan lain-lain. Melalui itu menunjukkan keberagaman kebudayaan Buddhisme Vietnam.

Pembukaan Pameran Kebudayaan Buddhisme Vietnam - ảnh 2Para utusan pada acara pembukaan tersebut (Foto: VOV5)

Pendeta Thich Tho Lac, Kepala Badan Kebudayaan, Pengurus Besar Sangha Buddha Vietnam, mengatakan bahwa dengan pameran nilai-nilai Buddha tipikal yang telah diakui Negara sebagai harta karun nasional dari zaman Dinasti Ly (1009 – 1225), Dinasti Tran (1226-1400), Dinasti Nguyen (1802-1945), pameran tersebut memuliakan nilai-nilai sejarah, budaya dan agama besar dari Buddha Vietnam selama sejarah membangun dan membela tanah air.

Pembukaan Pameran Kebudayaan Buddhisme Vietnam - ảnh 3Suasana pada acara tersebut (Foto: VOV5)

Dia mengatakan: “Untuk pertama kalinya, pameran 87 harta karun nasional tentang agama Buddha dipamerkan atau direkonstruksikan melalui gambar. Selain itu, juga ada pameran 4 Proyek khas dari kebudayaan Buddha Vietnam, yaitu: bahasa, jubah keagamaan, arsitektur, warisan, dengan semangat Kebudayaan Buddha Vietnam kesatuan dalam keberagaman”. Semua keberagaman dalam agama Buddha akan dilestarikan, dikembangkan dan dihargai”.

Komentar

Yang lain