Yang berlangsung setelah Hari Raya Tahun Baru Tradisional Imlek (atau Hari Raya Tet) 2018, Festival ini menyerap kehadiran kira-kira 400 seniman, atlet, anggota liga pemuda, pemuda dan ribuan warga setempat . Dengan tema “Warna Musim Semi di daerah tinggi M’nong”. Festival Musim Semi ini telah merekonstruksikan upacara penyedekahan kesehatan dari etnis minoritas M’nong.
Festival tersebut juga memajang 14 gerai yang memperkenalkan dan menyosialisasikan produk, potensi pariwisata provinsi ini.
