Pembukaan Sesi Sidang ke-49 Dewan HAM PBB. Foto: ohchr

Berbicara pada pembukaan tersebut, Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres menekankan bahwa ketidaksetaraan dalam mengakses vaksin Covid-19 memanifestasikan pengabaian yang paling jelas terhadap HAM di seluruh dunia, oleh karenanya, perlu menjamin kesetaraan dalam mengakses vaksin. Sekjen PBB mengimbau semua negara untuk perlu berdasrakan pada tujuan menjamin hak dan peluang bagi semua orang pada saat memberlakukan kebijakan-kebijakan sosial; fokus pada pengentasan dari kelaparan dan kemiskinan, berinvestasi bagi pendidikan, melindungi hak-hak perempuan dan anak-anak; menghadapi perubahan iklim, polusi lingkungan dan hilangnya keanekaragaman hayati.

Pada hari yang sama, sesi sidang tingkat tinggi dari angkatan ke-49 Dewan HAM yang direncanakan berlangsung dalam tiga hari dari 28 Februari hingga 2 Maret telah dimulai dengan partisipasi lebih dari 140 pemimpin senior negara dan organisasi internasional, termasuk beberapa kepala negara dan menlu.