Pada Sidang tersebut, MN akan membahas dan memutuskan 33 agenda, di antaranya membahas dan mengesahkan 15 rancangan undang-undang, 4 rancangan resolusi yang bersifat normatif; memberikan pendapat untuk pertama kalinya terhadap 7 rancangan undang-undang serta membahas dan memutuskan 7 isu penting yang berkaitan dengan kepentingan nasional. Ketua MN Tran Thanh Man menekankan: “Saya meminta para anggota MN untuk mempelajari seluruh dokumen dengan saksama, berpartisipasi secara aktif dalam pembahasan dan perdebatan, serta memberikan berbagai masukan yang berkualitas, terutama mengenai isu-isu yang masih memiliki perbedaan pendapat dan kebijakan yang berdampak langsung terhadap masyarakat maupun dunia usaha. Setiap rancangan undang-undang dan resolusi harus dipersiapkan secara serius dan menyeluruh sejak tahap penyusunan, disertai analisis dampak yang penuh, serta menghimpun masukan dari para ahli, ilmuwan, pelaku usaha, dan seluruh pihak yang terdampak”.
Isu-isu penting yang akan dipertimbangkan dan diputuskan oleh MN meliputi: Haluan investasi Proyek pembangunan Jalan lingkar 5 – Wilayah Ibu Kota Hanoi; penyesuaian haluan investasi Proyek pembangunan jalur kereta api Lao Cai – Hanoi – Hai Phong; pembentukan Kota Quang Ninh; pembentukan Kota Bac Ninh; sejumlah isu yang berkaitan dengan Proyek pembangkit listrik tenaga nuklir Ninh Thuan; penggabungan empat Program target nasional yang menjadi satu Program target nasional; pekerjaan personalia yang berada dalam kewenangan MN.
Sidang tersebut diselenggarakan secara terpusat di Gedung MN, di Ibu Kota Hanoi, dan dibagi menjadi dua tahap: Tahap pertama berlangsung dari tanggal 3 hingga pagi hari tanggal 13 Agustus; tahap kedua berlangsung dari tanggal 19 Agustus hingga 24 Agustus 2026.
Setelah acara pembukaan Sidang luar biasa pertama, MN telah mendengarkan pemaparan, laporan verifikasi terhadap beberapa rancangan undang-undang dan rancangan Resolusi MN. Pada sore harinya, MN melakuka pembahasan di grup-grup mengenai sejumlah rancangan undang-undang tersebut.
