
Sementara itu, di Ankara, Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan menyatakan bahwa operasi militer dengan nama: “Euphrates Shield” yang dilakukan oleh negara ini di dalam wilayah Suriah tidak hanya menyasar pada IS saja, melainkan juga menentang kekuatan militan “Partai Persekutuan Demokrat orang Kurdi” (PYD) dan akan menghentikan masalah-masalah di perbatasan dua negara untuk selama-lamanya. Di samping itu, Presiden Recep Tayyip Erdogan juga menegaskan: Negara ini akan menjamin keutuhan wilayah Suriah karena Ankara hanya berupaya membantu rakyat Suriah, jadi tanpa ada tujuan lain.
Tentang masalah ini, juru bicara Gedung Putih Josh Earnest memberitahukan: Amerikat Serikat memacu Turki mendekati perbatasan Suriah. Sedangkan Wakil Presiden Amerika Serikat, Joe Biden memberitahukan: Washington yakin-seyakinnya bahwa perbatasan Turki harus dikontrol oleh Turki, bersamaan itu menekankan: Washington akan terus melindungi serangan udara dalam operasi yang dilakukan Turki di Suriah Utara.
