PM Inggeris, Theresa May di depan satu peristiwa di London, pada 28/4. (Foto: AFP/Kantor Berita Vietnam)

PM Theresa May telah berkomitmen akan memperketat kontrol terhadap mobilitas bebas dari obyek-obyek yang bisa menimbulkan tindakan-tindakan teror. Dia menyatakan akan mengusahakan langkah-langkah yang bisa mendeportasikan obyek-obyek ini, bersamaan itu memperkuat kontrol terhadap kaum ekstrim yang bisa menjadi ancaman, tapi Pemerintah tidak punya cukup bukti untuk membawa mereka ke dapan pengadalan. PM Theresa May menyatakan akan bersedia mengamandir undang-undang mengenai hak asasi manusia untuk bisa melakukan hal ini, bersamaan itu memperkuat langkah-langkah investigasi dan mencegah terorisme (atau disebut sebagai TPIM).