(VOVworld) – Pada Kamis, (30 Januari), pemimpin demonstrasi di Thailand, Suthep Thaugsuban menyatakan akan membuat ibu kota Bangkok tertutup sepenuhnya pada hari pemilihan umum.

Pemerintah Thailand telah memutuskan tetap menyelenggarakan pemilihan sesuai dengan rencana dan menunjukkan indikasi akan “keras” dalam menghadapi gerakan demonstrasi. Pasukan polisi telah menggelarkan 250.000 personil dan kira-kira 1.500 unit reaksi cepat untuk membela pemilihan umum. Tempat-tempat pemungutan suara di kota Bangkok dan beberapa provinsi di Thailand Selatan yang pernah dikepung oleh demonstran pada hari pemilihan umum lebih awal tanggal 26 Januari lalu akan dikerahkan banyak polisi. Polisi akan juga memperkuat pekerjaan membela para pejabat pengurus pemilihan umum, suara dan pekerjaan pengangkutan suara./.
