Presiden Irak, Fuad Masum (kiri) pada pertemuan dengan pemimpin orang Kurdi, Massud Barzani di Dokan yang terletak kira-kira 70 Km dari Irak Barat Laut. (Foto: Kantor Berita Vietnam)

Dalam pidatonya di televisi Negara Irak, pada Selasa (17 Oktober), Presiden Fuad Masum juga menegaskan bahwa referendum tersebut telah membuat pasukan Irak terpaksa melakukan intervensi untuk memeriksa provinsi pertambangan Kirkuk. Penyelenggaraan referendum tentang kemerdekaan kawasan orang Kurdi di Irak telah menimbulkan perselisihan antara Pemerintah Pusat dan pemerintahan orang Kurdi.

Juga pada hari yang sama, di depan jumpa pers di kota Baghdad, Perdana Menteri Irak, Haider Al Abadi berseru supaya mengadakan dialog dengan kalangan pemimpin orang Kurdi.