(VOVworld) - Pada Jumat (28 Agustus), pemimpin Republik Demokrasi Rakyat (RDR) Korea, Kim Jong-un menilai permufakatan 6 butir untuk mengurangi ketegangan di semenanjung Korea yang telah dicapai pada 24 Agustus ini merupakan satu “titik balik”, bersamaan itu menyatakan siap memperbaiki hubungan dengan Republik Korea.