Pemimpin RDRK, Kim Jong-un (Foto: VNA)
Berbicara di Kongres ke-8 Partai Buruh Korea, Kim Jong-un menilai bahwa kebijakan Washington terhadap Pyong Yang akan tidak berubah meski siapa pun memegang posisi Presiden AS. Selain itu, pemimpin Kim Jong-un juga menyatakan bahwa Pyong Yang akan meneruskan pengembangan senjata nuklir demi vital RDRK. Ketika mengungkapkan berbagai pertemuan puncak AS-RDRK, Kim Jong-un menegaskan bahwa RDRK telah “berupaya” dan “sabar maksimal” untuk mengurangi ketegangan di kawasan.

Terkait hubungan dengan Republik Korea, Kim Jong-un tetap membuka kemungkinan untuk perbaikan hubungan, sekaligus menekankan bahwa hubungan antara kedua pihak mungkin dapat kembali seperti 3 tahun sebelumnya apabila suasana perdamaian yang diciptakan “kapan saja”, tetapi menekankan bahwa semunya bergantung pada sikap Republik Korea.