Ketika berbicara di depan upacara berdoa di Gedung Putih setelah terjadi penembakan di Gereja Yahudi di kotamadya Poway, negara bagian California pada tanggal 27/4 lalu membuat seorang tewas dan tiga orang lain terluka, Presiden Donald Trump menunjukkan bahwa AS akan mengerahkan semua kekuatan untuk mengganyang anti-Semitisme. Di samping itu, dia juga memprotes serangan-serangan “jahat dan kebencian” terhadap tempat-tempat agama di seluruh dunia baru-baru ini, dari Selandia Baru ke Sri Lanka, bersamaan itu berseru kepada warga supaya bersatu padu untuk menjamin agar semua orang bisa hidup, berdoa dan melaksanakan kepercayaan dalam perdamaian.