Dalam pertemuan tersebut, Wakil PM Pham Thi Thanh Tra meminta untuk menyempurnakan revisi Peraturan Pemerintah Nomor 26/2026 mengenai mekanisme dan kebijakan khusus untuk mengatasi kesulitan dalam pengambilan sampel, pengujian, dan identifikasi kerangka martir melalui metode uji DNA.

Kementerian Keamanan Publik akan terus mencanangkan kampanye pengambilan sampel biologis, serta segera melakukan penelitian dan menyusun proyek pembangunan fasilitas penyimpanan untuk menyimpan dan mengarsipkan sampel biologis keluarga para martir bagi sekitar 2 juta sampel.

Menurut laporan Kementerian Dalam Negeri, berbagai unit pengujian telah menerima sampel kerangka martir untuk disimpan dan diuji. Terkait pengambilan dan pengujian sampel keluarga para martir, Kementerian Keamanan Publik telah mengambil sampel dari lebih dari 265 ribu anggota keluarga para martir dan saat ini sedang melakukan uji DNA.