Perancangan tersebut bertujuan untuk menjamin secara mantap ketahanan energi nasional; mencukupi kebutuhan energi dalam negeri, memenuhi target pembangunan sosial-ekonomi dengan pertumbuhan PDB rata-rata sekitar 7% per tahun untuk periode 2021 - 2030, sekitar 6,5 - 7,5% per tahun untuk periode 2031 - 2050.
Panorama konferensi pengumuman tersebut (Foto: Kementerian Industri dan Perdagangan) |
Perancangan tersebut menekankan pengembangan secara selaras, masuk akal dan menganekaragamkan berbagai jenis energi; memacu dan menciptakan semua kondisi yang kondusif bagi semua unsur ekonomi untuk berpartisipasi dalam pengembangan energi; menerapkan prestasi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam pengembangan semua bidang energi; menggunakan energi secara hemat dan efektif... berhasil menerapkan transformasi energi, memberikan kontribusi penting untuk memenuhi target emisi nol bersih pada tahun 2050.

