Menurut IMF, penyebab utama peningkatan harga pangan global, terutama harga gandum, merupakan dampak krisis di Ukraina. Pembatasan ekspor di sejumlah negara telah menaikkan harga pangan global, meskipun beberapa pembatasan belakangan ini telah berakhir. IMF mengkhawatirkan bahwa situasi saat ini tidak hanya mengancam ekonomi saja, tetapi juga stabilitas sosial.
Menurut IMF, pandemi COVID-19 baru saja sementara berhenti dan tetap menjadi potensi bahaya sementara kenaikan harga pangan dan energi menjadi faktor yang menyebabkan prediksi yang tidak stabil. IMF menekankan bahwa pelonggaran rintangan logistik, terutama yang dibentuk oleh dampak krisis di Ukraina, akan turut memecahkan tantangan-tantangan tersebut.
