Kaum pembangkang Taliban berseru kepada semua warga Afghanistan supaya memboikot pemilihan Parlemen Afghanistan yang direncanakan akan diadakan pada tanggal 20/10 ini, bersamaan itu menuduh Amerika Serikat (AS) menggunakan pemilihan ini untuk melegalisasi penguasaan AS di Afghanistan. Diprakirakan, dalam pemilihan ini, akan ada kira-kira 9 juta pemilih yang akan memberikan suara untuk memilih 249 legislator untuk masa bakti 5 tahun serta memilih pemerintahan daerah berbagai tingkat.
Peningkatan instabilitas menjelang pemilihan Parlemen di Afghanistan
(VOVWORLD) - Kalangan otoritas Afghanistan, pada Minggu (14 Oktober), telah memberitahukan bahwa kaum pembangkang Taliban telah membunuh sedikitnya 22 anggota pasukan keamanan dalam serangan-serangan terpisah yang menyasar pada pos-pos kontrol keamanan. Serangan-serangan tersebut terjadi menjelang pemilihan Parlemen Afghanistan yang direncanakan akan diadakan pada pekan depan.
