Dalam pidato penutupan, Menteri Luar Negeri (Menlu) Vietnam, Le Hoai Trung, menilai bahwa berbagai isu yang dibahas dalam rangka forum tahun ini memiliki makna yang sangat praktis bagi ASEAN dan para mitranya.
Isu-isu tersebut mencakup tantangan jangka panjang seperti memperkuat solidaritas dan ketahanan ASEAN, pencegahan konflik, serta penyesuaian model pembangunan. Selain itu, forum juga membahas berbagai isu baru yang baru muncul, seperti penerapan kecerdasan buatan (AI) secara inklusif, jaminan keamanan energi, dan peningkatan daya saing dalam rantai pasokan global.
Salah satu sorotan utama Forum Masa Depan ASEAN 2026 adalah untuk pertama kalinya diselenggarakannya Forum Pemimpin Kota-Kota Asia Tenggara, pertemuan meja bundar partai-partai politik ASEAN, serta berbagai sesi diskusi yang diperuntukkan bagi kalangan pemuda dan Subkawasan sungai Mekong.
Mengapresiasi partisipasi aktif dari para pemimpin, akademisi, pelaku usaha, dan generasi muda, Menlu Le Hoai Trung menyatakan bahwa hal tersebut menunjukkan komitmen kuat semua pihak terhadap masa depan ASEAN. Ia menyampaikan keyakinannya bahwa berbagai gagasan dan rekomendasi yang disampaikan pada forum tersebut akan memberikan kontribusi praktis pada proses penyusunan kebijakan ASEAN di masa mendatang.
