Hadir pada acara ini, ada Deputi Perdana Menteri (PM) Viet Nam, Trinh Dinh Dung, Menteri Luar Negeri (Menlu) Australia, Julie Bishop dan para pemimpin berbagai kementerian, instansi dan badan pusat serta pimpinan Provinsi Dong Thap dan provinsi-provinsi di daerah dataran rendah sungai Mekong.

Deputi PM Trinh Dinh Dung berbicara di depan acara tersebut (Foto: VOV)

Ketika berbicara di depan acara tersebut, Deputi PM Trinh Dinh Dung menekankan bahwa daerah dataran rendah sungai Mekong punya posisi dan peranan yang sangat penting terhadap perkembangan Viet Nam. Agar daerah ini mengembangkan potensi, keunggunan dan perkembangan yang berkesinambungan dan sejahtera, sistim infrastruktur perlu dirancang dan dikembangkan secara singkron dan modern menurut arahan berinisiatif, pintar dan beradaptasi baik dengan pengaruh-pengaruh negatif karena perubahan iklim dan kenaikan air laut. Di antaranya, bangunan jenbatan Cao Lanh ketika selesai dan dioperasikan akan turut memperbaiki jaringan perhubungan di daerah dataran rendah sungai Mekong, menciptakan tenaga pendorong untuk mengembangkan sosial-ekonomi dan memperkuat penjaminan pertahanan-keamanan di daerah ini.

Proyek ini diinvestasikan oleh modal bantuan hibah dari Pemerintah Australia, modal pinjaman dari Bank Pembangunan Asia dan modal menurut permufaktan dari Pemerintah Viet Nam dengan modal pembangunan sebesar 7,5 triliun VND.