Panorama lokakarya tersebut (Foto: VOV) |
Pada lokakarya tersebut, para pakar dan peneliti telah tukar-menukar pengalaman, memperkenalkan penelitian tentang penerapan teknologi tinggi dan inteligensi artifisial dalam perkiraan dan peringatan banjir, banjir bandang, dan tanah longsor, menyarankan solusi-solusi teknologi baru dalam membangun bangunan sipil dan rumah warga untuk meningkatkan ketahanannya terhadap badai, banjir, dan banjir bandang.
Doktor Hoang Ngoc Tuan dari Institut Ilmu Irigasi Vietnam Tengah dan Daerah Tay Nguyen menganggap bahwa semua daerah perlu memeriksa dan menilai keselamatan di daerah-daerah pemukiman penduduk yang menghadapi risiko tinggi terjadinya tanah longsor dan banjir bandang, membuat opsi untuk mengungsikan warga pada saat yang konkret. Semua daerah juga perlu memeriksa dan menilai untuk mengeluarkan solusi tentang persentase bermacam jenis hutan tanaman dan hutan alam, serta cara eksploitasi yang rasional untuk meningkatkan kualitas vegetasi yang meliputi hutan, membatasi secara maksimal risiko meningkatnya banjir, tanah longsor, dan banjir bandang.

