Dalam pidatonya di upacara tersebut, Perdana Menteri Takaichi sekali lagi menegaskan bahwa Jepang akan terus memegang teguh Tiga Prinsip Non-Nuklir, yaitu tidak memiliki, tidak memproduksi, dan tidak mengizinkan keberadaan senjata nuklir di wilayahnya, sekaligus berkomitmen untuk terus berupaya melawan penyebaran senjata nuklir dan berkontribusi bagi perdamaian dunia.

Sebelumnya, pada 6 Agustus, di Hiroshima, tempat pertama dalam sejarah umat manusia yang dijatuhi bom atom juga telah diselenggarakan Upacara Peringatan Perdamaian.