Menlu Bui Thanh Son berpidato di depan upacara (Foto: Anh Tuan/VOV)

Pada acara pembukaan tersebut, Menteri Luar Negeri (Menlu) Viet Nam, Bui Thanh Son mengatakan: “Membesarnya para anggota Francophonie, di antaranya Viet Nam akan memberikan kontribusi penting pada perkembangan Komunitas Francophonie. Viet Nam terus berupaya berkontribusi secara aktif dan bertanggung-jawab dalam memperkokoh perdamaian, solidaritas, kerja sama dan pembangunan yang berkelanjutan di kalangan Komunitas Francophonie dan di dunia. Kami menginginkan Organisasi Francophonie terus menyelenggarakan rombongan-rombongan promosi ekonomi ke Viet Nam dan para anggota Francophonie untuk memperluas dan memperdalam lebih lanjut kerja sama ekonomi Francophonie, demi kepentingan semua negara anggota dan kemakmuran bersama Komunitas Francophonie”.

Ibu Louise Mushikiwabo berpidato di depan upacara (Foto: VNA/CVN)

Sementara itu, Ibu Louise Mushikiwabo, Sekretaris Jenderal Francophonie menekankan masa depan berada di tangan kaum muda, jutaan muda-mudi. Generasi muda merupakan kekuatan di mana Francophonie harus membuat mereka menjadi lebih dinamis, aktif dengan memenuhi hasrat mereka yang layak, terutama mereka mendapat lapangan kerja.

Sehubungan dengan kesempatan ini, Penghargaan Kehormatan Francophonie 2022 telah dihadiahkan para duta besara, rombongan dan Organisasi Francophonie di Ha Noi (GADIF) kepada Akademi Diplomatik Viet Nam.