Gunung Non Nuoc (Kecamatan Hoa Lu, Provinsi Ninh Binh) dijuluki sebagai “Museum Puisi” karena menyimpan 43 prasasti tebing (ma nhai) yang terukir pada dinding batu. Prasati tersebut merupakan kumpulan puisi dan esai yang diukir di dinding batu oleh para raja, pangeran, jenderal, tokoh terkenal, dan penyair, yang berasal dari abad ke-14 hingga ke-20. Dang Thanh Son, Wakil Ketua Komite Rakyat Provinsi Ninh Binh mengatakan: “Sistem prasasti tebing di Gunung Non Nuoc merupakan sumber dokumentasi yang sangat berharga, memiliki nilai multidimensi layaknya sebuah museum sastra klasik yang unik. Prasasti-prasasti tersebut mencerminkan secara nyata kehidupan politik, budaya, pemikiran, dan sosial pada setiap periode sejarah selama hampir tujuh abad (sejak tahun 1343 hingga sekarang). Nilai yang masih hidup dari sistem prasasti ini juga terletak pada kemampuan menghubungkan masa lalu dengan masa kini, sehingga membantu generasi penerus memahami secara mendalam perjalanan sejarah para leluhur yang tetap diwariskan hingga saat ini”.
Upaya untuk mendaftarkan Prasasti Tebing Gunung Non Nuoc ke dalam Daftar Warisan Dokumenter Regional Asia-Pasifik tidak hanya bertujuan menegaskan nilai universal luar biasa dari warisan tersebut, tetapi juga mencerminkan penghormatan generasi masa kini terhadap salah satu warisan berharga milik umat manusia.
