Peluncuran terkini sebagai gayung air dingin yang mengguyur upaya mendorong dialog AS, Jepang dan Republik Korea terhadap RDRK pada latar belakang para pejabat pertahanan senior ketiga negara ini mengadakan dialog keamanan trilateral tahunan ke-11 pada Kamis (9/5), di Seoul, Ibu Kota Republik Korea. Dialog ini bertujuan mengusahakan langkah mendorong koordinasi untuk melakukan denuklirisasi Semenanjung Korea dan membentuk satu perdamaian jangka panjang.
Sementara itu, meskipun Pemerintah Republik Korea, pada tanggal 4/5 telah menegaskan: Tindakan peluncuran uji coba senjata yang dilakukan pada pagi hari yang sama, RDRK telah melanggar permufakatan militer antar-Korea dan AS, pada Rabu (8/5), untuk pertama kalinya mengakui benda terbang yang diluncurkan oleh RDRK pada tanggal 4/5 adalah roket dan rudal, tetapi nampaknya AS dan Republik Korea tetap sabar menghadapi gerak-gerik RDRK. Kedua negara semuanya tampak berhati-hati sebelum mengeluarkan semua gerak-gerik manapun yang bersangkutan dengan kasus ini.
