Ketika memimpin konferensi tersebut, Wakil Perdana Menteri (PM) Vietnam, Pham Thi Thanh Tra, yang juga menjabat Ketua Komite Nasional urusan Anak-Anak, menegaskan bahwa perlindungan, perawatan, dan pendidikan anak-anak merupakan kebijakan utama yang mendapat perhatian istimewa dari Partai dan Negara. Hingga saat ini, sistem kelembagaan dan kebijakan terkait perlindungan dan perawatan anak-anak pada dasarnya sudah disempurnakan. Vietnam telah mencapai kemajuan signifikan dibandingkan dengan banyak negara lain dalam pemenuhan hak anak-anak, serta menciptakan peluang dan kondisi terbaik untuk tumbuh kembang mereka.

Di masa mendatang, Wakil PM menekankan perlunya menetapkan perlindungan anak sebagai tugas prioritas dalam strategi pembangunan manusia Vietnam. Oleh karena itu, semua daerah harus memasukkan target yang berkaitan dengan pemenuhan hak anak ke dalam rencana pembangunan sosial-ekonomi tahunan sekaligus menganggapnya sebagai prioritas utama. Wakil PM meminta penyempurnaan institusi dan kebijakan, termasuk mengkaji amandemen Undang-Undang mengenai Anak untuk memenuhi tuntutan baru dan menciptakan kerangka hukum yang sinkron untuk perlindungan hak anak-anak.

Terkait lingkungan daring, Wakil PM Pham Thi Thanh Tra meminta penguatan berbagai solusi untuk melindungi dan mendukung anak-anak; sekaligus melakukan inovasi yang kuat dalam komunikasi dan pendidikan keterampilan pengasuhan anak di era baru, serta keterampilan perlindungan diri bagi anak-anak dalam segala situasi.