![]() |
Permufakatan damai yang dirundingkan di Khartoum, Ibukota Sudan dan ditandatangani pada 6/2 di Bangui, Ibukota Republik Afrika Tengah yang dihadiri oleh Presiden Republik Afrika Tengah, Faustin-Archenge Touadera dan pemimpin 14 kelompok bersenjata yang sedang mengontrol sebagian besar wilayah negara ini.
Republik Afrika Tengah memiliki sumber daya mineral yang berlimpah-limpah tetapi masih di dalam daftar negara-negara yang paling miskin di dunia karena perangsaudara berlarut-larut. Sekarang ini, kelompok-kelompok pemberontak sedang mengontrol 80% luas negara ini, tanpa memperdulikan keberadaan Perutusan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

