Ilustrasi (Foto: ASEAN) |
Doktor Micheal menilai RCEP sebagai satu ide yang baik dan akan memberikan kepentingan bagi warga, semua negara dan instansi industri. Ia percaya bahwa permufakatan ini akan ditandatangani pada November mendatang untuk menciptakan satu perekonomian yang sangat besar.
Ketua Komisi Perdagangan urusan Kamboja, Laos, Myanmar, dan Vietnam (CLMV) dari KADIN, Juan Gondokusumo mengapresiasi tujuan dan semangat RCEP. Ia percaya bahwa permufakatan multilateral ini akan selesai pada akhir tahun ini sesuai jadwal. Ia menekankan bahwa RCEP akan menjadi permufakatan dagang yang “punya pertambahan nilai tinggi”, atau bisa disebut satu “WTO+” terhadap semua negara peserta untuk mencapai hubungan kemitraan ekonomi yang komprehensif, mencakup banyak masalah seperti perdagangan, investasi, kerjasama teknologi, hak kepemilikan intelektual, persaingan, e-commerce, dan penanganan sengketa.

